Perguruan Peremuk Tulang
Ditulis oleh Tulang Putih di/pada Oktober 30, 2009

Perguruan Peremuk Tulang memiliki 3 kelas beladiri:
1. Muay Malay (praktisi disebut Muay Malayer)
Gabungan Thai Boxing + Silat Melayu.
Khusus untuk comtalog yang bertubuh mirip orang melayu (proportional. tubuh yang termasuk ratnakumara/jika dilatih fitness semua bagian tubuh membesar secara seimbang).
Gerakannya disebut kunci.
Tingkatannya:
Lv 1: Pendekar Muda.
Lv 2: Pendekar.
Lv 3: Guru.
Final lv: Master.
2. Bharadvaja’s Sistema (praktisi disebut Sistemic).
Gabungan Koshoryu Kempo/American Karate Kempo + Brazilian Jiujitsu + Taekwondo + Aikido + Escrima + Magick + Ninjutsu.
Khusus untuk comtalog (orang yang pernah didestab) berbagai bangsa.
Mantra:
“Mataku mengikuti sistema.
Telingaku mengikuti sistema.
Hidungku mengikuti sistema.
Lidahku mengikuti sistema.
Fisikku mengikuti sistema.
Hatiku mengikuti sistema.”
Gerakannya disebut jurus dan kata (periode jurus)
Tingkatannya belum saya susun.
3. Kungfu (praktisi disebut pekungfu).
Ilmu beladiri alam (muncul dari meditasi atau kesurupan).
Khusus untuk comtalog yang taat. Jika atheist tak bisa berkungfu. Coba saja.
Gerakannya disebut ilmu dan jurus.
Kuntao = 81 ilmu, diambil dari buku tao te ching.
Wushu/Penantang Fu Yee = 410 ilmu, diambil dari buku Dhammapada.
Kungfu Magis = Tak terbatas, diambil dari Ajaran Dhamma dan Tipitakanya.
Tingkatannya belum saya susun.


Tulang Putih berkata
“sistema”, sepintas mirip nama beladiri di rusia, tapi tak, cuma mirip nama saja.
Tulang Putih berkata
Cuma karena seseorang bernama ratna kumara belum tentu tubuhnya termasuk tubuh
ratna kumara yang sesuai untuk muay malay.
Dalam sistema, ada gerakan bonus sebagai pengakhir serangan yang disebut
“Fatality”. Gerakan ini adalah gerakan penutup yang sangat fatal, seperti
mematahkan tulang lawan, atau membuat muka lawan hancur dengan membantingnya ke
benda tajam.
Fatality, kadang ditambahkan oleh seorang sistemic, kadang pula tak.
Tulang Putih berkata
Mengenai hal-hal yang tak di mengerti seperti comtalogy dsb.. akan saya jelaskan di lain waktu.
saya tak ada waktu sekarang.
Tulang Putih berkata
Eskrima training weapons:
http://i36.tinypic.com/1z2eosz.jpg
Tulang Putih berkata
SISTEMA –> (Koshoryu Kempo/American Karate Kempo adalah seni mengalahkan lawan secara cepat berdasar ajaran buddhism.
Brazilian Jiujitsu adalah seni perkelahian kuncian dan bantingan.
Taekwondo adalah seni perkelahian tendangan.
Aikido adalah seni perkelahian mengalihkan atau membuang tenaga.
Escrima adalah seni senjata tongkat, dua tongkat pendek, tongkat polisi, atau nunchaku.
Magick adalah seni mendayagunakan, mengorganisir, menumpahkan tenaga alam melalui pikiran. Misal, belajar tenaga dalam dan mantra.
Ninjutsu adalah seni perang gerilya secara tertutup dan rahasia.) <— SISTEMA
Jadi, Sistema adalah:
Seni beladiri paling efisien dan efektif dikarenakan dilakukan dengan taktik gerilya/hit-and-run dikarenakan sifat welas asih praktisinya. Mampu memukul, menendang, melempar, mengunci, membanting. Ahli menggunakan senjata-senjata ringan dan tak kejam seperti tongkat, sepasang tongkat pendek, tongkat polisi, dan nunchaku. Yang semuanya ini diiringi energy dalam, atas dasar iman pada Buddha, Dhamma, Sangha.
Tulang Putih berkata
Saya ulangi,
Sistema adalah:
Seni beladiri paling efisien dan efektif dikarenakan dilakukan dengan taktik gerilya/hit-and-run dikarenakan sifat welas asih praktisinya. Mampu memukul, menendang, melempar, mengunci, membanting. Ahli menggunakan senjata-senjata ringan dan tak kejam seperti tongkat, sepasang tongkat pendek, tongkat polisi, dan nunchaku. Yang semuanya ini diiringi energy dalam, atas dasar iman pada Buddha, Dhamma, Sangha.
Tulang Putih berkata
Bharadvaja’s Sistema.
Don Koping berkata
Ohh Anda sudah pindah ke blog ini rupanya.
Kenapa Capoera tak dimasukkan sekalian ke dalam systema? Bukankah itu merupakan ilmu beladiri yang unik juga.
Tulang Putih berkata
Untuk apa itu… Itu beladiri yang terlalu santai. Sedang goyang-goyang sekali dipukul langsung jatuh.
Dengan kempo saja bisa mengalahkan capoiera. karena beladiri itu tak bisa lagi dikembangkan. Itu sudah final, karena ruang gerak dan flexibilitasnya terbatas.
Dion berkata
ya, tapi lebih baik, sistema punya aturan-aturan dimana tak usah lagi menyebut ini jujitsu, ini aikido, dll.
Tulang Putih berkata
Tahu. Itu kan nanti.