Black Lantern

Fakultas combat dan ketentaraan.

Next

Ditulis oleh Tulang Putih di/pada Desember 10, 2009

 

 

 

Coming soon…
“Pengangkatan Black Lantern Untuk Wilayah Bumi”

Ditulis dalam Black Lantern Corps, Combat, Magick | Leave a Comment »

Pembentukan Pasukan Ion

Ditulis oleh Tulang Putih di/pada Desember 10, 2009

 

Chi terbentuk dari kekosongan, ruang dimasukkannya semua kamma (Chi dalam science dikenal dengan nama Ion).

Universe terbentuk dari ion atau ether, demikian juga semua benda. Dengan vibrasi ion, menghasilkan listrik, pergerakan ion electron-ion negative ke ion proton-ion positive akan menimbulkan vibrasi, vibrasi ini adalah energy, dan energy ini bisa disimpan dalam battery untuk dipakai suatu saat nanti. Energy tarikan dan tolakan ion di penganut Newtonian dan Einsteinian disebut dengan nama gravitasi. Tapi gravitasi sebenarnya cuma “istilah” bagi Newton, setelah mengamati mengapa semua benda jatuh ke bumi.

Tetapi Newton tidak tahu apa yang mengakibatkan benda jatuh kebumi, karena science yang dipakainya bukanlah science yang sebenarnya tapi science yang berasal dari alam nafsu. dia hanya menjelaskan bahwa ada gravitasi, tetapi dari mana asalnya gravitasi tersebut?. Newton tidak tahu. Karena itulah Ratu Adil membuka fakultas Fire Serpent (fakultas science) untuk mengajarkan matakuliah “Ion Energy”, sambil mengajar matakuliah “Taichi” di fakultas Black Lantern (fakultas combat dan ketentaraan) dan matakuliah “Taoism” di fakultas Rising Phoenix (fakultas philosophy).

Mulai sekarang, karena bumi akan masuk dimensi 4, kita tak akan pakai lagi ’science’ dari alam nafsu. Sebagai gantinya kita pakai science dari alam brahma/alam materi. kita tak akan menyebutnya gravitasi lagi, tetapi kekuatan tarik dan tolak ion, ion yang mana? Ion bumi. bagaimana kalau di planet lain?, gaya tarik ion planet A misalnya. Dengan adanya gaya tarik ion bumi ke tubuh kita, ke semua benda, maka kita semua menempel di bumi. Semakin jauh kita dari sumber daya tarik ion massal yang mengumpul dari suatu materi massa yang padat, maka semakin berkuranglah daya tarik ion tersebut.

Bila versi Newton, maka nilai gravitasi adalah tetap yaitu 9,8 g, tetapi mengapa nilai gravitasi tidak berkurang?, seharusnya bila semakin tinggi (semakin jauh dari sumber daya tarik ion benda secara massal) maka nilai gravitasi semakin berkurang, dan akan semakin menguat nilai gravitasi bila semakin mendekati sumber gravitasi?

Karena gaya tarik gravitasinya tetap dan tidak berubah. Maka benda yang dilempar keatas dan balik lagi ke bumi, jarak dan percepatan seharusnya tetap, yaitu linear, dan tidak dipercepat bila kebawah dan tidak diperlambat bila keatas, itu kelemahan theory gravitasi versi Newton. Lalu mengapa benda dilempar ke atas akhirnya berhenti di titik tertentu? itu karena sudah kehabisan energi dari asal energi itu berasal, lalu akan balik lagi menuju ke arah gaya tarik ion massal yang sangat kuat itu berasal.

Dan bila nilai gravitasi Newton diterapkan, maka kemungkinan besar benda yang dilemparkan dialam nyata, jarak ketinggian optimum dari permukaan bumi yang akan dicapai suatu object yang dilemparkan akan lebih rendah dari yang seharusnya terjadi, mengapa?, karena nilai gavitasi Newton tetap disemua ketinggian dan area.

Hal ini terjadi karena Newton tidak tahu apa penyebab dari kejadian yang disebutnya gravitasi itu. Dan uniknya, gaya gravitasi tiap tempat adalah sama yaitu 9.8 g. Padahal kandungan dan kekuatan ion tiap area belum tentu sama, ada yang kuat ada yang lemah, intinya tidak semua tempat nilanya selalu 9,8 g bisa kurang bisa lebih. Belum lagi gravitasi di planet lain, pasti akan berbeda pula. Nah kalau dianalogikan orang sekecil semut, maka orang itu bisa berjalan diatas permukaan tembok tanpa takut terjatuh. Kenapa begitu? Karena ia tertarik oleh kekuatan yin ion tembok.

Suatu saat, dengan didukung oleh Ratu Adil yang merupakan kelahran Lao Tzse, penemu kekuatan ion yang pertama.  makhluk masa depan akan mampu memanipulasi kekuatan yin ion, hingga bisa ikut bermutasi menjadi wingmakers seperti halnya ratu adil yang sudah bermutasi duluan. Kalian akan bisa terbang tanpa sayap dan menempel di benda yang tipis sekalipun dengan memanipulasi kekuatan Taichi tubuh kita (baca lagi tulisan ratu adil “Tai Chi” tentang bagaimana salah dan remehnya orang yang berlatih tai chi sekarang).

Energy ion bisa didapat di manapun, di air, diudara ini, ditanah, di universe, di space di manapun, selama kita bisa memanipulasi agar terjadinya kekuatan yin yang negative ke kekuatan yang yang positive, gerak inilah yang menjadi Taichi dan disimpan di otak manusia-manusia Taoism agar awet muda.

Dalam bahasa science, Taichi disebut Ion. Energy ion yang ada di alam dan disebabkan oleh mahluk hidup atau non-makhluk hidup disebut dengan chi (kaum science menyebutnya plasma). Ada energy ion yang superhebat, yaitu ion yang bergerak melebih kecepatan cahaya (kaum science menyebutnya neutrino). Biasanya ini didapat oleh manusia-manusia taoism yang sudah masuk agama buddhi dan menembus evolusi pikiran tingkat 7, yaitu wuchi atau kekosongan. Ratu Adil prihatin melihat adanya netter-netter bego yang mengira kekosongan adalah mengosongkan isi pikiran, atau mengosongkan hal-hal duniawi. Lalu sok pintar atau sok alim di milis dengan berkata, “menjadi kosong adalah yang terbaik” Inilah bodohnya mereka, tapi tak usah diberitahu.

Manusia juga punya energy Ion plasma, coba anda rentangkan dua tapak tangan saling berhadapan, rasakan lompatan-lompatan chi dari negative ke positive telapak tangan anda,

inilah tenaga dalam Anda. Jika Anda punya ilmu pernafasan yang benar Anda dapat mengembangkannya menjadi tenaga dalam hebat (jing) seperti Ilmu Tenaga Dalam Kalacakra-nya Ratu Adil. Sayangnya, kaum scientist kurang paham mengenai ini dan masih pusing memikirkan kenapa plasma-plasma ini cuma berlompatan saja di tangan mereka.

Untuk menghimpun tenaga taichi, Anda bisa mulai dengan cara duduk bersila lalu niat untuk melakukan tehnik Anapanasati (pengamatan pada nafas).
ILMU TENAGA DALAM KALACHAKRA ES API LEVEL 1: PHOENIX NIBIRU.
Dalam hal ini, seorang bhikkhu menetapkan perhatian murni di hadapannya (artinya ia memperhatikan dengan waspada obyek meditasinya, yaitu pernapasan).
Dengan penuh perhatian ia menarik nafas.
Dengan penuh perhatian ia menghembus nafas.
Saat menarik nafas panjang ia tahu ia sedang menarik nafas panjang.
Saat menghembus nafas panjang ia tahu ia sedang menghembus nafas panjang.
Saat menarik nafas pendek ia tahu ia sedang menarik nafas pendek.
Saat menghembus nafas pendek ia tahu ia sedang menghembus nafas pendek.
Dengan penuh perhatian ia tahu saat ia sedang berada di antara tarikan dan hembusan nafas.
Dengan penuh perhatian ia mengisi ruang di antara tarikan dan hembusan nafas.
Dengan pernah perhatian ia mencas dirinya dengan Chi Es Api.
(kaum scientist menyebut latihan ini sebagai ionisasi, sedang kaum ‘taoist’ menyebutnya sebagai ‘Meditasi’ Tao.).

Lakukan dulu level 1 itu, 8 level lainnya akan saya ajar kapan-kapan.

Ditulis dalam Combat, Magick | Leave a Comment »

Menahan dan Mengontrol Peluru Dengan Taichi

Ditulis oleh Tulang Putih di/pada November 5, 2009

Tai Chi yang sekarang bukanlah tai chi yang sebenarnya.
saya bukan bicara begini karena itu tak lagi dipakai untuk beladiri. bukan
begitu.
silakan berolahraga tapi berolahraga pun harus benar.

“tai chi” yang ada sekarang cuma menghasilkan 10% dari 100% kesehatan yang
seharusnya anda terima. meski lambat, lambatnya pun harus mengerti filosofi yin
yang.

jika tak mengerti, cuma hafal liukannya saja tak akan menghasilkan 100%
kesehatan.

ya, memang tai chi untuk berkelahi juga masih ada di shaolin dan beberapa
perguruan kungfu, tapi itu pun cuma 70% kekuatan.

untuk menguasai tai chi, baca buku tao te ching.

Tao te ching bisa diconvert menjadi 3 bentuk senjata:
1. kitab perang yang lebih bagus dari sun tzu’s art of war.
2. kitab tai chi (energy kungfu)
3. kitab kuntao (rangkaian ilmu kungfu)

dalam semua ilmu beladiri yang baik apapun namanya, ada tai chi di dalamnya.
belajar tai chi secara tersendiri ibarat mengambil satu esensi dari kungfu.

tapi esensi kungfu bukan cuma tai chi, ada banyak. misalnya saja peraturan hidup
dan kebijakan juga esensi esensi kungfu.

jika sudah mengerti akan tai chi, maka seperti kata Morpheus pada Neo, “you
won’t have to dodge bullets”.

Peluru bisa kita tahan, kontrol, dan kembalikan.
Meski dalam keadaan tak siaga akan peluru, seorang taoist bisa hidup awetmuda
dan menghindari keadaan-keadaan yang menyebabkannya berada di dekat peluru.

jika terlalu keras kita bisa kena peluru. begitupula jika terlalu lemah.

Ditulis dalam Combat | 3 Komentar »

Kuntao Level 1: Kungfu Sengatan Listrik Purba

Ditulis oleh Tulang Putih di/pada Oktober 30, 2009

 

<UNDER CONSTRUCTION>

24.1. (i-vi). Seseorang memandang mata sebagai ‘Ini adalah listrik.’
Dia memandang bentuk-bentuk sebagai ‘Ini adalah listrik.’
Dia memandang kesadaran akan penglihatan sebagai ‘Ini adalah listrik.’
Dia memandang kontak penglihatan sebagai ‘Ini adalah listrik.’
Dia memandang perasaan sebagai ‘Ini bukan milikku, Ini adalah listrik.’
Dia memandang keinginan sebagai ‘Ini bukan milikku, Ini adalah listrik.’

25.2. (i-vi). Seseorang memandang kuping sebagai ‘Ini adalah listrik …’

26.3. (i-vi). Seseorang memandang hidung sebagai ‘Ini adalah listrik …’

27.4. (i-vi). Seseorang memandang lidah sebagai ‘Ini adalah listrik …’

28.5. (i-vi). Seseorang memandang tubuh sebagai ‘Ini adalah listrik …’

29.6. (i-vi). Seseorang memandang pikiran sebagai ‘Ini adalah listrik …’

<UNDER CONSTRUCTION>

Ditulis dalam Combat | 11 Komentar »

Pembentukan dan Pendengungan Mantra

Ditulis oleh Tulang Putih di/pada Oktober 2, 2009

Suatu teknik yang kuat untuk mengendalikan lingkungan dalam dan luar adalah dengan melibatkan pemakaian mantra. Mantra menjadi efektif karena mereka menolong membuat pikiran menjadi tenang dan damai, secara otomatis terlarut atau terintegrasi pada satu titik. Mantra membuat pikiran menerima vibrasi-vibrasi yang sangat halus dan dengan demikian mempertinggi daya tangkap persepsi anda. Pembacaan mantra menghapuskan negativitas kasa dan sifat sejati dari semua hal baru dapat direflesikan atau dicerminkan dalam pikiran yang menghasilkan kejernihan. Dengan melatih mantra transendental, sebenarnya kita dapat memurnikan semua energi-energi kotor dari tubuh, ucapan dan pikiran.

Apakah pelafalan suatu mantra adalah meditasi transedental atau bukan, tergantung pada pebijaksanaan kita. Kekuatannya tidak semata-mata datang dari mantra itu sendiri. Ini tidak seperti ada beberapa suku kata kuno suci yang dapat kita baca tanpa kontemplasi renungan dan akan membawa manfaat spiritual yang besar dalam kita secara otomatis. Ini adalah kesalahpahaman. Contohnya, bila kita dalam pengaruh kecanduan nafsu keinginan, pembacaan terulang kali tanpa renungan dari mantra yang paling terberkati sekalipun di seluruh alam semesta akan menjadi terbatas manfaatnya. Itu akan memjadi kegiatan samsara lainnya.

Mantra juga mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan penyakit. Contohnya, beberapa orang menjadi gila sementara karena terlalu terikat atau terobsesi pada energi jelek dari pikiran yang menyimpang. Vibrasi pencucian atau pembersihan dari sebuah mantra dapat membawa pikiran kembali dalam keadaan tenang dan berfungsi secara lancar dan penyakit mental pun disembuhkan. Karena penyakit-penyakit fisik sangat erat kaitannya dengan keadaan pikiran yang menyimpang dan kacai, mantra efektif sebagai bagian dari perawatan orang tersebut. Tidak ada yang mistik atau magis mengenai hal ini. Penelitian ilmiah telah dengan jelas membuktikan kekuatan penyembuhan mantra.

Mantra berasal dari bahasa Sanskerta yaitu MAN yang berarti PIKIRAN dan TRA yang berarti PEMBEBASAN. Secara harfiah Mantra berarti kegiatan membebaskan pikiran. Mantra dari sisi istilah berarti bunyi, kata, frasa atau kalimat yang digumamkan, dibisikkan, diucapkan, dinyanyikan dengan cara diulang-ulang, diyakini mempunyai kekuatan, sebagai sarana komunikasi dengan sang Maha, dan bermanfaat untuk beragam tujuan perapalnya. Mantra bermacam bentuknya. Ada mantra suara, ada mantra gambar, ada mantra yang ditanamkan dalam benda, ada mantra dalam bentuk gerak dan ada pula mantra dalam rupa upacara.

Dalam tradisi Islam, mantra disebut wirid, dan wirid yang mengesakan Tuhan disebut zikir. Tapi mantra bagaimana yang terkuat? Betulkah agama-agama tertentu mantranya lebih kuat dari agama lain? Betul.

J.K. Khrisnamurti menyebutkan bahwa tiap mantra pada dasarnya adalah self-hypnosis sehingga tak jadi masalah apa kita mengucap Allah, hare khrisna, atau cocacola. Tapi dia melupakan aspek dan tujuan pembuatan dan pendengungan mantra. Yaitu, mantra yang dibuat untuk memuja Tuhan akan lebih lemah powernya dengan mantra yang dibuat untuk penguatan samadhi/konsentrasi. Dikarenakan dalam mantra jenis pertama ada unsur nafsu dan harapan, sedang dalam mantra jenis kedua tanpa keinginan selain pengerahan energy murni secara beruntun dan terus-menerus. Inilah yang membuat mantra ini menjadi jenis mantra atau wirid terkuat.

Karena itu, jika Anda hendak bermantra, jangan memilih nama Tuhan Anda, tapi pilihlah sebuah kata yang tak mengandung harapan dan permohonan, melainkan justru menambah semangat dan keyakinan. Misalnya saja: “Hati tenang akan menang…. Hati tenang akan menang…dst”

Mantra yang dibentuk seperti ini akan:
1. Memperkuat lapisan aura Anda.
2. Membentuk medan tenaga dalam superdahsyat.
3. Memenuhi apapun keinginan Anda.

Ditulis dalam Magick | 3 Komentar »